Langsung ke konten utama

Tante genit

Kesempatan hanya datang satu kali. Itulah yang pernah gue alami saat liburan di Bali. Awalnya aku merasa senang dan akrab dengan dia. Namun lama kelamaan dia mulai genit sama gue. Namanya Sharon bule berusia 40 tahun berasal dari Finlandia. Awal ketemu gue kira dia seumuran sama gue. Dengan bahasa Inggris ngapak gue ngomong sama Sharon.

"Sampeyan saking pundi mbak?" Gue pikir Sharon gak bisa bahasa Inggris ngapak. Ternyata dia mengerti dan langsung menjawab. "Kuliah saking Finlandia." Saat itu gue sempat shock. Pasalnya sejak kemarin gue ngomongin Sharon pake kata - kata kotor seperti janc*k dan kawan - kawanya.

Setiap hari gue ketemu Sharon di pantai Kuta. Gue disana ngasong minuman dan rokok. Banyak sekali bule bule yang belinya sama gue. Nah, suatu saat Sharon bertanya kepada gue. "Jumlah spesies burung di Bali ada berapa?" Ucap Sharon pake logat Inggris medok. "Very very much." Jawab gue sedikit gagap. "Kamu sendiri punya burung berapa?" Pertanyaan ini sedikit membuat gue tersinggung. "I have one bird." Jawab aku. "Ouh, amazing." Sharon tampak kegirangan. "Boleh aku lihat." Keesokan harinya gue gak pernah ketemu sama Mrs. Sharon lagi. Mungkin dia kira gue ini gigolo.

Nah, Suatu saat Mrs.Sharon ketemu gue lagi. Dia masih menanyakan soal burung. "Kemarin aku beli burung cendrawasih. Bolehkah aku membeli burungmu." Tanya Mrs.Sharon. "Oh, No no." Gue lari terbirit-birit.

Komentar